Minggu, 05 April 2015

tersumbat pembuluh darah dapat mengakibatkan jantung koroner

Tersumbat pembuluh darah atau penyempitan pembuluh darah dikarenakan adanya sumbatan pada jaringan pembuluh darah berupa lemak yang berlebihan, sehingga aliran darah ke berbagai organ tubuh menjadi terganggu. Penyempitan tersebut bisa juga berasal dari lemak yang berlebihan sehingga terjadi sumbatan pada jaringan pembuluh darah. Jika itu terjadi, maka aliran darah ke berbagai organ tubuh akan terganggu. Penyempitan pembuluh darah dapat mengundang berbagai macam penyakit lain seperti stroke dan lumpuh, penyakit jantung, penyakit dengan kadar kolestrol tinggi, dan penyakit asam urat.


Penyembitan atau tersumbat pembuluh darah dapat disebabkan seperti pola hidup yang tidak sehat, faktor makanan yang tidak teratur sehingga tingginya kolesterol jahat (kolestoreol LDL) akibat mengonsumsi makanan yang kaya lemak jenuh, kalori berlebihan akibat terlalu banyak makan, dan konsumsi gula murni. Kurang olahraga dan kebiasaan merokok semakin meningkatkan risiko terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Gejala- gejala Penyempitan Pembuluh Darah :
  •  Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah.
  • Nyeri Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang.
  • Palpitasi (jantung berdebar-debar)
  • Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsang.
  • Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner)
sumber : https://obatherbaltersumbatpembuluhdarahalami.wordpress.com

Penyebab Jantung koroner

Penyebab jantung koroner dapat disebut juga penyakit arteri koroner yang merupakan salah satu penyebab yang paling utama pada kematian di dunia sekarang ini. Maka dari itu sangatlah penting bagaimana untuk mengetahui sejak dini tentang gejala dan penyebab penyakit jantung koroner ini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. 

Gejala penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung koroner pada wanita. Statistik telah memberikan gambaran bahwa penyakit jantung koroner yang paling umum terjadi pada orang tua dan pria dibandingkan wanita dengan usia yang sama. 


Jantung koroner diakibatkan oleh plak di arteri yang sangat berlebihan membuat saluran arteri ini menyempit sehingga tidak mampu untuk memasok darah dan oksigen ke jantung. Akibatnya aliran darah menjadi terhambat dan orang yang menderita tersebut telah terjangkit penyakit jantung koroner. Jantung koroner juga mengakibatkan rasa nyeri pada dada dan berujung serangan jantung. Penyakit Jantung Koroner,

Penyakit jantung koroner pada pria berbeda dengan penyakit jantung pada wanita. Sebagai contoh seorang pria akan merasakan nyeri pada bagian dada, sedangkan pada wanita akan sering merasakan lebih cepat lelah dan lemah. Pria yang sedang berusia 40 tahun ke atas memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dingan wanita. Berikut ini gejala yang umum terjadi pada penyakit jantung koroner : 
Perasaan nyeri yang terdapat pada dada seakan-akan ada sesuatu yang mengganjal di dalam dada dan meremas-remas atau disebut dengan angina. Perasaan terbakar pada bagian dada Sesak nafas Sesak di bagian dada Perasaan mual Sering pusing Mati rasa pada bagian dada Detak jantung tidak teratur dan sering kali cepat Jika sesorang mengalami angina, gejala di atas akan sering muncul di saat anda melakukan aktifitas fisik seperti oalhraga. 

Karena tubuh pada saat itu memerlukan banyak pasokan darah dan jantungpun menuntut arteri untuk memasok lebih banyak darah,namun karena plak atau timbunan kolesterol di dalam arteri dan pembuluh darah yang menyempit maka jantung tidak dapat memompa darah dengan banyak. Jika hal tersebut tidak segera ditangani akan membuat pembekuan darah di dalam arteri sehingga menjadi serangan jantung. Penyakit Jantung Koroner, 

Penyebab Penyakit Jantung Koroner Berikut ini merupakan penyebab penyakit jantung koroner yang harus anda hindari :
  • Melakukan kebiasaan merokok 
  • Seseorang yang terkena diabetes Obesitas 
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol 
  • Mempunyai kandungan lemak dan kolesterol yang tinggi Faktor keturunan atau genetik Sindrom metabolik 
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi 
  • Kelebihan lemak dibagian pinggang Penyakit Ginjal Akut Sleep apnea 

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Jantung Koroner Penyakit jantung koroner ini merupakan penyakit kronis yang anda harus dicegah dengan mematuhi apa saja yang menjadi penyebab untuk segera anda tinggalkan. Anda dapat memeriksakan tubuh anda ke dokter spesialis. 



Jantung Koroner

Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jarinrangan ikat, perkapuran, pembekuan darah, dll.,yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.


Beberapa faktor resiko terpenting Penyakit Jantung Koroner :
  • Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi
  • Kadar Kolesterol HDL rendah
  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
  • Merokok
  • Diabetes Mellitus
  • Kegemukan
  • Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga
  • Kurang olah raga
  • Stress

Bagi anda terkena salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut diatas, Anda dianjurkan secara berkala memeriksakan kesehatan jantung Anda kepada ahlinya. Adanya dua atau lebih faktor resiko akan berlipat kali menaikkan resiko total terhadap Penyakit Jantung Koroner.

Informasi mengenai penyebabab penyakit jantung koroner ini semoga bisa bermanfaat.